<p style="text-align: justify;"><strong>Pangsan 5 Juni 2026 – </strong> Pemerintah Desa Pangsan menghadiri acara Pawiwahan (pernikahan) pasangan I Gusti Putu Dodik Pertama Putra dengan Komang Sinyta Aprilya Ningsih yang dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026 di Banjar Pangsan Dalem, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.<br /> Kehadiran Pemerintah Desa menjadi bentuk dukungan serta wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat yang dalam kesempatan tersebut, turut hadir Perbekel Desa Pangsan, I Gusti Ngurah Muliharta, S.S. beserta perangkat staf Desa Pangsan, Ketua BPD Desa Pangsan, I Gusti Ngurah Murdana beserta anggota.<br /> Kehadiran pemerintah desa dalam kegiatan pawiwahan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kerukunan umat dan kebersamaan sosial di tengah masyarakat, Perbekel Desa Pangsan, I Gusti Ngurah Muliharta, S.S., menyampaikan bahwa momentum seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah desa dan warga.<br /> “Kehadiran kami dalam acara pawiwahan ini tidak hanya sebagai bentuk undangan formal, tetapi juga sebagai wujud nyata kedekatan pemerintah desa dengan masyarakat. Kami ingin selalu hadir di tengah-tengah warga, baik dalam suasana suka maupun duka,” ujarnya.<br /> Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam hal administrasi kependudukan.<br /> “Kami juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan masyarakat agar tertib dalam pengurusan administrasi kependudukan, karena hal tersebut sangat penting untuk berbagai keperluan ke depan,” tambahnya.<br /> Senada dengan itu, Ketua BPD Desa Pangsan, I Gusti Ngurah Murdana, menyampaikan apresiasi atas keharmonisan yang terjalin di masyarakat.<br /> “Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan gotong royong masih sangat kuat di Desa Pangsan. Kami di BPD tentu mendukung penuh setiap kegiatan yang mempererat hubungan sosial masyarakat,” ungkapnya.<br /> Sementara itu, Kelian Banjar Dinas (kepala lingkungan) Pangsan Dalem, I Gusti Ngurah Sumayasa, menegaskan bahwa pawiwahan bukan hanya acara keluarga, tetapi juga bagian dari kehidupan adat dan sosial masyarakat.<br /> “Pawiwahan merupakan momen penting yang tidak hanya menyatukan dua mempelai, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga. Kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap masyarakat kami,” jelasnya.<br /> Pihak keluarga mempelai, yang diwakili oleh orang tua, I Gusti Ketut Sumadi, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh undangan, khususnya pemerintah desa.<br /> “Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Perbekel beserta jajaran, Ketua BPD, dan seluruh tamu undangan. Kehadiran ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga kami,” tuturnya.<br /> Ia juga berharap kebersamaan seperti ini dapat terus terjalin dalam kehidupan masyarakat Desa Pangsan.<br /> Dalam kegiatan tersebut, pemerintah desa juga menyampaikan sosialisasi singkat terkait pentingnya administrasi kependudukan sepert Pembaruan data keluarga, Pencatatan pernikahan, Pengurusan dokumen kependudukan diamna langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar semakin tertib administrasi dan memudahkan pelayanan publik di desa.<br /> Kegiatan pawiwahan ini berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Kehadiran pemerintah desa dan lembaga desa menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat serta melalui kegiatan seperti ini, Desa Pangsan terus berkomitmen menjaga nilai kebersamaan, keharmonisan, serta tertib administrasi demi kemajuan desa ke depan.</p> <p style="text-align: justify;">KIM_007</p>
Pemerintah Desa Pangsan Hadiri Pawiwahan Warga Banjar Pangsan Dalem, Perkuat Kebersamaan dan Tertib Administrasi
05 Jun 2026