<p>PANGSAN – Semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa kembali diperkuat melalui Rapat Koordinasi Rencana Pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 17 April 2026 ini bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Perbekel Desa Pangsan dan dihadiri oleh seluruh elemen penting desa untuk menyatukan visi dalam menyambut puncak peringatan BBGRM pada Mei mendatang.</p> <p>Kehadiran para pemangku kepentingan yang sangat lengkap menunjukkan soliditas desa ini, di antaranya adalah Ketua BPD Desa Pangsan beserta Anggota, Bendesa Adat Pangsan, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Pangsan, Kepala Pustu Desa Pangsan, serta seluruh Kelian Banjar Adat se-Desa Pangsan. Turut berpartisipasi aktif dalam diskusi ini jajaran Perangkat Desa Pangsan, Pengurus dan Anggota LPM Desa Pangsan, Ketua TP. PKK Desa Pangsan, Ketua Karang Taruna Catur Buana Desa Pangsan, Ketua TP. Posyandu Desa Pangsan, Kepala TK Kartikayasa IV Desa Pangsan, Kasatgas Linmas Desa Pangsan, Ketua Pokdarwis Mekar Buana Desa Pangsan, Ketua Widya Sabha Panca Buana Desa Pangsan, serta Ketua KIM Desa Pangsan.</p> <p>Rapat dibuka oleh I Gusti Ngurah Made Bawa selaku Sekretaris Desa Pangsan yang hadir mewakili Perbekel. Dalam paparannya sebagai pembicara pertama, beliau menjelaskan bahwa BBGRM berpedoman pada Permendagri Nomor 42 Tahun 2005. Fokus utama kegiatan ini adalah melestarikan nilai gotong royong, memperkuat integrasi sosial, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat. Beliau berharap melalui koordinasi ini, program yang disusun dapat terlaksana secara kolaboratif demi kemajuan bersama.</p> <p>Melanjutkan agenda rapat, Ketua LPM Desa Pangsan tampil sebagai pembicara kedua untuk menyampaikan draf program kerja yang telah dirancang. Dalam penyampaiannya, Ketua LPM memaparkan berbagai rencana aksi nyata, termasuk usulan agar pembukaan BBGRM 2026 dilaksanakan dengan khidmat di Pura Kahyangan Jagat Pucak Meru. Draf ini disusun sebagai kerangka awal yang memerlukan masukan serta kesepakatan seluruh peserta agar nantinya program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat desa.</p> <p>Suasana diskusi semakin dinamis dengan masukan dari Kasi Pelayanan yang mengusulkan penguatan program kesehatan melalui pembinaan Posyandu 6 SPM serta aksi bersih-bersih dan penanaman pohon saat pembukaan. Anggota LPM juga turut memberikan ide inovatif seperti penanaman pohon upakara, sosialisasi PTSP, hingga penyuluhan budidaya Kakao bagi Subak Abian. Sementara itu, Kasi Pemerintahan menekankan pentingnya integrasi program tanggap kebencanaan dalam rangkaian BBGRM guna meningkatkan kesiapsiagaan warga.</p> <p>Sebagai penutup, Ketua BPD Desa Pangsan menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan program yang direncanakan. Pihak BPD juga mendorong optimalisasi peran Satgas serta mengajak seluruh pihak untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah. Sebagai dukungan nyata, Pemerintah Desa Pangsan berkomitmen menyalurkan bantuan 200 unit "Tebe Modern". Berdasarkan hasil kesepakatan, pembukaan akan dipusatkan di Pura Kahyangan Jagat Pucak Meru dengan fokus tambahan pada sosialisasi Posyandu 6 M, sementara penentuan tema besar akan dibahas lebih lanjut untuk memastikan semangat kegiatan terwakili dengan sempurna.</p> <p>KIM_001</p>
Sinergi Membangun Desa: Desa Pangsan Mantapkan Rencana Pelaksanaan BBGRM 2026
17 Apr 2026