<p>PANGSAN – Menyambut upacara Piodalan di Pura Melanting Br. Kasianan, Desa Adat Pangsan, warga KK Adat Banjar Adat Kasianan melaksanakan kegiatan ngayah bersama pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WITA ini diawali dengan suara dentuman kulkul sebagai tanda bagi warga untuk berkumpul dan memulai gotong royong. Persiapan ini dilakukan sebagai rangkaian utama dalam menyongsong puncak upacara yang akan jatuh pada hari Purnama Kedasa, Kamis (2/4/2026) besok.</p> <p>Fokus utama dalam kegiatan ngayah kali ini adalah pembuatan ulam upakara, yang meliputi pengolahan berbagai jenis sate serta perangkat pelengkap upacara lainnya. Dengan semangat kebersamaan yang kental, para warga berbagi tugas secara efisien mulai dari proses merajang bumbu hingga merangkai sarana upakara. Suasana penuh kekeluargaan tampak jelas di lokasi, mencerminkan pengabdian tulus krama banjar dalam menjaga tradisi dan kelancaran ritual suci di pura setempat.</p> <p>Rangkaian kegiatan persiapan ini diakhiri dengan prosesi nektek atau absensi kehadiran warga yang dipimpin langsung oleh Kelian Banjar Adat Kasianan. Selain melakukan pengecekan kehadiran, Kelian Banjar juga menyampaikan berbagai informasi penting serta arahan teknis terkait jalannya prosesi Piodalan esok hari agar dapat berlangsung dengan khidmat dan tertib. Dengan selesainya persiapan ulam upakara ini, krama Banjar Adat Kasianan kini telah siap menyambut upacara Piodalan di Pura Melanting.</p> <p>KIM_001</p>
Warga Banjar Adat Kasianan Ngayah Siapkan Ulam Upakara Jelang Piodalan Pura Melanting
01 Apr 2026