<p>Pangsan, Petang – Desa Pangsan melaksanakan Upacara Melaspas Sarana dan Prasarana Desa Wisata Pangsan pada Minggu, 18 Januari 2026, bertempat di Jaba Pura Kahyangan Jagat Pucak Meru, Desa Pangsan, Kecamatan Petang. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA hingga selesai ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan masyarakat.<br /> Upacara melaspas ini merupakan rangkaian penyucian secara niskala terhadap sarana dan prasarana pendukung Desa Wisata Pangsan agar layak dipergunakan secara sekala dan niskala. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta krama pura setempat.</p> <p>Kelian Banjar Adat Kasianan, Drs. I Gusti Ngurah Ketut Sidarta, MM.Pd, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa rangkaian upacara yang dilaksanakan meliputi beberapa tahapan penting, yaitu mecaru, sebagai upacara penyelarasan dan penyeimbangan unsur alam; mulang dasar, yang bermakna mengembalikan dan meneguhkan dasar bangunan secara niskala; memakuh, sebagai simbol penguatan dan penyatuan unsur bangunan; serta pemelaspas alit, yang bertujuan untuk menyucikan sarana dan prasarana agar siap digunakan diantaranya Open Stage, Gasebo, Bale Istirahat, Apit Surang, Taman dan Paving di Area Parkir Jaba Pura Hkayangan Jagat Pura Pucak Meru. Seluruh rangkaian tersebut dilaksanakan sesuai dengan tata cara dan tradisi adat setempat.</p> <p>Sementara itu, Sekretaris Desa Pangsan, I Gusti Ngurah Made Bawa, yang mewakili Penjabat Perbekel Pangsan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Ia menegaskan bahwa terlaksananya kegiatan ini merupakan wujud swadaya murni masyarakat, tanpa menggunakan anggaran dari APBDesa. Ke depan, sarana dan prasarana yang telah dipelaspas ini akan dimanfaatkan secara optimal sebagai penunjang Desa Wisata Pangsan dan diharapkan dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PAD). Pengelolaannya akan dilakukan bersama Pokdarwis melalui Pokja Darwis Banjar Kasianan.</p> <p>Pada kesempatan yang sama, Bendesa Adat Pangsan, Ida Bagus Gede Surya Darma, mengajak seluruh masyarakat, khususnya krama pura, untuk bersama-sama menjaga dan merawat bangunan yang telah diberikan. Ia menekankan bahwa bangunan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung Desa Wisata, tetapi juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kawasan pura, sehingga kesucian dan kelestariannya harus tetap dijaga.<br /> Dengan terlaksananya upacara melaspas ini, diharapkan sarana dan prasarana Desa Wisata Pangsan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung pengembangan pariwisata desa, serta tetap selaras dengan nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual yang ada.</p> <p>KIM_007</p>
Acara Melaspas Sarana dan Prasarana Desa Wisata Pangsan Berlangsung Khidmat
18 Jan 2026